BAKTI SOSIAL HIMABO 2026

 DARI SEMAMBUNG MELANGKAH BERSAMA, MELANGKAH BERDAMPAK



    Himpunan Mahasiswa Bojonegoro Universitas Negeri Malang (HIMABO UM) kembali melaksanakan program kerja tahunan Bakti Sosial (BAKSOS) 2026 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 ini diselenggarakan di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro dengan mengangkat tema "Dari Semambung Bergerak Serempak, Melangkah Berdampak". Tema tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang diharapkan mampu menggerakkan seluruh elemen masyarakat bersama panitia HIMABO UM untuk menciptakan perubahan yang memberikan manfaat nyata. Melalui berbagai kegiatan yang telah dirancang, Baksos 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga meninggalkan dampak positif yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Sebelum kegiatan dilaksanakan, panitia terlebih dahulu melakukan survei dan observasi di Desa Semambung guna mengetahui kondisi, potensi, serta kebutuhan masyarakat. Hasil survei tersebut kemudian menjadi acuan dalam menyusun proker sehingga setiap kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat memberikan manfaat secara optimal.

    Rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat, 26 Juni 2026 melalui Sarasehan yang dihadiri oleh Kepala Desa Semambung beserta perangkat desa, Ketua RT/RW, ibu-ibu PKK, dan seluruh panitia HIMABO UM. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi antara panitia dan masyarakat mengenai pelaksanaan Baksos selama tiga hari ke depan. Berbagai masukan, saran, dan harapan dari masyarakat disampaikan dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Sambutan yang baik dari masyarakat menjadi awal yang positif bagi kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

    Pada Sabtu, 27 Juni 2026, panitia bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan penyuluhan mitigasi bencana alam yang diikuti oleh Ketua PKK beserta anggota PKK Desa Semambung. Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya dalam lingkungan keluarga, terhadap berbagai potensi bencana alam. Narasumber menyampaikan materi mengenai jenis-jenis bencana, langkah-langkah mitigasi, penyusunan rencana evakuasi keluarga, hingga tindakan yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat. Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui diskusi serta sesi tanya jawab. Diharapkan ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disebarluaskan kepada masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang lebih siap menghadapi potensi bencana.

    Masih pada hari yang sama, HIMABO UM juga melaksanakan pembagian paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pokok warga sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Semambung. Sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, panitia bersama masyarakat melaksanakan penanaman pohon di beberapa titik yang telah ditentukan. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penghijauan demi keberlangsungan lingkungan di masa mendatang. Rangkaian kegiatan hari kedua ditutup dengan lomba mengaji di TPQ yang diikuti oleh anak-anak Desa Semambung. Perlombaan yang terdiri atas cabang tartil Al-Qur'an dan sambung huruf hijaiyah bertujuan meningkatkan semangat belajar agama, melatih kepercayaan diri, serta mengembangkan potensi anak-anak dalam bidang keagamaan. Kegiatan berlangsung meriah dengan dukungan penuh dari para orang tua, ustadz, dan ustadzah yang turut memberikan semangat kepada para peserta.

    Selanjutnya, pada Minggu, 28 Juni 2026, seluruh rangkaian Baksos resmi ditutup melalui acara Penutupan yang dihadiri oleh pemerintah desa, Ketua RT/RW, ibu-ibu PKK, serta seluruh panitia HIMABO UM. Dalam kesempatan tersebut disampaikan kesan dan pesan dari berbagai pihak, penyerahan vandel kepada Pemerintah Desa Semambung sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama dan sambutan hangat yang telah diberikan, serta ditutup dengan sesi foto bersama. Momen ini menjadi simbol terjalinnya hubungan yang harmonis antara HIMABO UM dan masyarakat Desa Semambung serta diharapkan dapat menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan. Melalui tema "Dari Semambung Bergerak Serempak, Melangkah Berdampak", HIMABO UM berharap Baksos 2026 mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Semambung sekaligus menumbuhkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong di kalangan mahasiswa. Semoga setiap langkah pengabdian yang telah dilakukan dapat menjadi inspirasi untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Salam Semambung, Bergerak Serempak, Melangkah Berdampak!

Komentar